Page 16 - GHH KATALOG (PRINT)
P. 16

Grafis Huru Hara




         Grafis Huru Hara, atau dikenal sebagai GHH, adalah kolektif seni grafis yang berbasis di
         Jakarta, didirikan  pada tahun  2012. GHH  berfokus pada  metode  seni grafis yang
         eksploratif, eksperimental, dan mendidik sebagai media utama. Saat ini GHH memiliki 8
         anggota, yaitu Adi Setiawan, Adi Sundoro, Amy Zahrawaan, Anita Purniawati, Ariffal Nur
         Arochman, Bhakti Tanza Luthfi, Panji Purnama Putra dan Riezky Hana Putra.

         Huru Hara (kerusuhan) yang secara harfiah diterjemahkan memiliki arti yang erat dengan
         kegaduhan, kericuhan, dan kericuhan dalam hal ini diartikan sebagai permainan gagasan
         yang mencairkan batas-batas yang ada dalam seni grafis pada umumnya.

         Studio Grafis Huru Hara memiliki prinsip sebagai laboratorium seni rupa untuk menjadi
         ruang eksplorasi dan edukasi berbagai teknik grafis dan pengembangannya. Kerja studio
         kolektif adalah ciri khas proses kreatif GHH.

         Studio Grafis Huru Hara bagaikan laboratorium seni rupa, sebagai ruang eksplorasi dan
         eksperimen berbagai teknik seni grafis dan perkembangannya. Layaknya seorang
         ilmuwan, seorang seniman cetak tidak hanya berdiam di studio tetapi prinsip dan konteks
         seni grafis itu sendiri sebenarnya larut dalam kehidupan sehari-hari banyak orang.

         Pada tahun 2018, ruangrupa bersama Serrum dan Grafis Huru Hara menginisiasi
         GUDSKUL: Studi Kolektif dan Ekosistem Seni Kontemporer (atau, singkatnya, GUDSKUL,
         diucapkan seperti “Good School” dalam bahasa Inggris), sebuah ruang belajar publik.
         GUDSKUL dirancang sebagai ruang belajar simulasi kerja kolektif yang mengedepankan
         pentingnya dialog  kritis  dan eksperimental melalui  proses  berbagi dan pembelajaran
         berbasis pengalaman. Kami mencoba membuat sistem lumbung di mana setiap sumber
         daya yang kami miliki dikumpulkan dan dibagikan secara proporsional dengan setiap
         kebutuhan kolektif. Berbagai sumber daya dari setiap kolektif datang dalam berbagai
         bentuk: uang, program, peralatan atau bahkan buku. Kami mengumpulkan aset tersebut
         untuk akses dan berbagi yang lebih mudah bagi setiap anggota kolektif.
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21